Melalui Bimbingan Teknis Radio Unpad 2018, Peserta Mengenal Dunia Penyiaran Radio

Radio Unpad sebagai radio resmi penyalur informasi Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pada Rabu-Kamis tanggal 15-16 Agustus 2018. Bimbingan yang diselenggarakan selama dua hari itu turut mengundang Pranata Humas sebagai peserta. Bimtek merupakan kegiatan tahunan Radio Unpad untuk memperkenalkan dunia broadcasting kepada anggota barunya sebelum turun langsung sebagai penyiar di Radio Unpad. Kegiatan bimtek tahun ini merupakan yang ke-6 sejak Radio Unpad berdiri pada tahun 2012.

Bertempat di Bale Rucita, Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran kampus Jatinangor, Kegiatan dibuka oleh Safa Annisaa, S.I.Kom sebagai Supervisor dari Radio Unpad. Dalam sambutannya Safa mengajak mahasiswa dan Pranata Humas untuk bisa berkontribusi memeanfaatkan salah satu saluran informasi yang di kelola oleh Kantor Komunikasi Publik, sehingga nantinya bisa memaksimalkan potensi dibidang kehumasan.

Kegiatan Bimtek ini mencakup pelatihan di bidang manajemen radio dan operasional dasar radio atau audio engineering pada hari pertama, serta radio announcing dan penulisan naskah di hari kedua. Untuk mendapatkan pelatihan yang maksimal, Radio Unpad menghadirkan narasumber-narasumber yang mumpuni di bidangnya sebagai pemateri. Untuk manajemen radio, dihadirkan Drs. Wawan Abas yang merupakan Wakil Ketua II PRSSNI Jawa Barat. Untuk bidang operasional radio atau audio engineering dihadirkan Achwan Noorlistyo sebagai narasumber. Beliau merupakan dosen Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unpad, sekaligus seorang audio engineer. Materi yang disampaikan seputar bagaimana cara mengoperasikan mixer, alat yang digunakan untuk mengudara di radio serta software apa saja yang bisa digunakan untuk berkarya di bidang audio.

Pada Bimtek hari kedua, Radio Unpad mengundang Tubagus Akmal dari Studioeast Radio sebagai pemateri bidang radio announcing. Bagaimana menjadi seorang penyiar yang baik, apa yang harus dimiliki oleh seorang penyiar, semuanya disampaikan oleh beliau yang telah memulai karirnya di dunia radio sejak tahun 2007. Selain menjadi penyiar radio, beliau juga seorang trainer di berbagai tempat pelatihan radio, seperti DJ Arie Broadcasting School. Materi terakhir yang disampaikan yaitu penulisan naskah radio. dalam bidang ini, dihadirkan bapak Achmad Abdul Basith sebagai pemateri. Beliau juga merupakan dosen Fikom Unpad sekaligus dewan redaksi radio PRFM News.

Pada setiap akhir sesi, diberikan cinderamata yang disampaikan oleh Ade Kadarisman, S.Sos., M.T., M.Sc selaku Kepala Kantor Komunikasi Publik, Safa Annisaa, dan Maulana Mahendra.

 

Laporan dan Foto oleh Caterina Sulistiayhati/SA

Related Post

Digitalisasi RadioDigitalisasi Radio

  Radio memiliki peran penting di Indonesia. Pada masa kemerdekaan, radio menjadi media massa yang menyampaikan berita proklamasi ke seluruh penjuru tanah air. Peristiwa penyiaran proklamasi juga menjadi penanda awal