Senandika ‘Intimate Virtual Concert’ Ajang Seru untuk Mengekspresikan Kesedihan

Senandika: Intimate Virtual Concert merupakan konser virtual yang diusung oleh mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Acara dilaksanakan Sabtu, 7 November 2020 Pukul. 19.00-21.00 WIB. acara ini dipandu oleh Yeni Mulyana sebagai MC dan dimeriahkan oleh beberapa musisi, diantaranya Jaka Kelana dan Adhitia Sofyan.

Acara konser virtual ini mengusung tema yang sangat berbeda dengan konser virtual pada umumnya. Disini, para peserta bisa menyalurkan rasa sedihnya yang terpendam dengan ikut bersenandung ria lewat lagu-lagu yang dibawakan. Hal ini bukan tanpa alasan, dimana terdapat nilai yang melatarbelakangi konser virtual Senandika ini yaitu ‘Toxic Positivity’.

Dilansir dari www.kejarmimpi.id, Toxic Positivity merupakan keadaan ketika seorang individu terus menerus mendorong individu lainnya yang sedang bersedih dan terpuruk untuk melihat sisi baik dari kehidupan, tanpa pertimbangan pengalaman yang dirasakan individu tersebut ataupun tanpa memberi kesempatan individu tersebut untuk meluapkan perasaannya. Padahal kita semua pasti mengetahui bahwa manusia bukan robot yang tidak mempunyai perasaan, manusia pasti selalu memiliki perasaan yang harus diluapkan yang tidak melulu harus tentang kebahagiaan. Perasaan sedih yang mesti diluapkan inilah yang menjadi poin utama Senandika ini dilaksanakan.

Acara ini diawali dengan penampilan dari Jaka Kelana yang membawakan lagu-lagu milik mereka yang sangat menyejukkan hati, dan dilanjut oleh penampilan dari Adhitia Sofyan yang membawakan lagu-lagu top hitsnya, salah satunya adalah lagu ‘Sesuatu Di Jogja’. Di sepanjang acara, para penonton diminta untuk menyalakan bundle dan menikmati teh yang sebelumnya telah panitia Senandika kirimkan ke alamat rumah masing-masing penonton.

Setelah penampilan dari para musisi usai, acara berlanjut menuju ‘Sharing Session about Toxic Positivity’ yang berlangsung antara MC dan kepada salah satu musisi yang tampil pada acara Senandika ini, yaitu Adhitia Sofyan.

“Kesedihan bukanlah suatu hal yang harus dipendam, karena bisa jadi dari kesedihan itulah kita mendapatkan suatu inspirasi baru dalam hidup.” Ujar Adhitia Sofyan.

Lebih lanjut lagi Adhitia bercerita bahwa lagu-lagu yang ia ciptakan merupakan luapan ekspresinya saat sedang bersedih. Pada kesempatan ini juga, Adhitia menyinggung terkait lagu terbarunya yang berjudul ‘Aku Enggan ke Bandung Bila Kau Tak Ada’ yang bercerita tentang kedekatan emosionalnya terhadap kota Bandung.

“Keren banget acaranya! Congrats buat tim dibaliknya!” ujar Giovalent A yang mengikuti jalannya acara.

‘Terima kasih atas antusiasmenya teman-teman Senandika! Selamat bersenandung bersama’. Ujar Dinda Oktavia selaku panitia acara.

Sebagai penutup, pihak panitia Senandika pun berharap agar para penonton dapat terus meluapkan emosinya baik dalam hal kesedihan agar terhindar dari Toxic Positivity.

Laporan oleh: Anre Andriyono/SA

Tags: ,

Related Post